Showing posts with label otak kanan. Show all posts
Showing posts with label otak kanan. Show all posts

Sunday, July 15, 2012

Ingin Jadi Orang lebih Hebat? Praktekkan Cara Melatih Otak Kanan ini!

Mengapa cara melatih otak kanan, akhir akhir ini begitu menjamur di sebagian masyarakat? Yah memang, akhir-akhir ini begitu banyak informasi dan mitos yang berkembang di masyarakat tentang otak kanan dan otak kiri. Untuk lebih jelasnya mengenai perbedaan otak kanan dan otak kiri dapat penulis ilustrasikan sebagai berikut : prinsip kerja otak kanan adalah selalu dinamis, bagian ini paling suka dengan tantangan dan perubahan, tidak terduga, spontan dan berubah-ubah berbeda dengan prinsip kerja otak kiri yang lebih terukur dan terencana, lebih matematis lebih detail atau lebih singkatnya : otak kiri lebih suka melakukan hal-hal yang sama dengan cara yang sama, hal ini tentunya sangat bertentangan dengan otak kanan yang sangat suka dengan perubahan dan tantangan. Perbedaan ilustrasi antara otak kiri dan otak kanan dapat kita lihat pada dua profesi yang berbeda yaitu karyawan dan pengusaha. Karyawan adalah profesi yang lebih mengandalkan keahlian teknis yang detail, nyaman dengan zona aman, butuh fokus, kurang suka perubahan dan tantangan. Berbeda dengan profesi pengusaha yang selalu dinamis dengan perubahan, kurang menguasai hal-hal teknis, tidak terlalu fokus pada hal-hal detail. Karyawan adalah interprestasi otak kiri sedangkan Pengusaha adalah interprestasi otak kanan. Dengan prinsip kerja demikian, banyak sekali orang yang berusaha menguasai cara melatih otak kanan untuk lebih mempertajam otak kanan nya.

Cara melatih otak kanan : mengasah kreatifitas

Cara melatih otak kanan yang paling praktis dan mudah adalah dengan mengasah kreatifitas. Cara ini dapat diterapkan dengan melakukan aktifitas yang menonjolkan sisi kreatifitas seperti menulis, membuat puisi, menggambar, desain baju, fotografi dan aktifitas lain yang membutuhkan kreatifitas. Kegiatan-kegiatan tersebut adalah makanan otak kanan karena membutuhkan ide-ide segar dan kemampuan mengesplor aktualisasi diri. Dengan terus mengasah kreatifitas otomatis akan mengasah otak kanan kita.

Cara melatih otak kanan : melakukan hal yang disukai atau hobi

Suatu cara melatih otak kanan lainnya yang sangat praktis  adalah dengan melakukan hal yang kita sukai atau hobi kita. Secara tidak sadar ketika kita melakukan hobi maka tidak akan pernah terjadi kebosanan pada diri kita. Kita akan senang dan sukarela melakukannya walaupun banyak sekali tantangan dan bahkan beaya yang kita keluarkan. Demi hobi bahkan orang rela mengorbankan sebagian waktu untuk menekuninya. Hobi ini sangat potensial melatih otak kanan karena sangat berkaitan erat dengan kreatifitas. Dengan menekuni hobi, biasanya hidup kita akan bertambah semangat dan ada spirit baru. Contoh hobi yang dapat mengasah otak kanan : mendaki gunung, memancing, bermain game online, jogging dan lain sebagainya.

Cara melatih otak kanan dengan humor

Dapat kita lihat di sekitar kita orang-orang yang selalu ceria adalah orang yang suku humor dan becanda. Orang yang kuat otak kanannya selalu berfikir kedepan, menggali ide-ide baru dan menyukai tantangan. Kadang jika sedang merasakan suatu kebosanan atau sedang dihadapi tantangan yang cukup berat, maka untuk sekedar menjaga spirit, humor adalah pelampiasan orang-orang yang kuat otak kanannya. Guyonan segar dan humor dapat membuat kita rileks sebentar dari rutinitas yang cukup melelahkan. Berbeda dengan otak kiri yang sering mengeluh jika menghadapai masalah maka humor adalah cara cerdas orang-orang kanan untuk melampiaskan kebosanan dan menjaga spirit dalam hidupnya.

Cara melatih otak kanan dengan musik

Musik adalah indah dan sarat dengan seni. Musik menjadi aktualisasi dari ungkapan perasaan yang sukar diungkapkan dengan kata-kata dan hanya bisa diungkapkan melalui lirik-lirik lagu. Orang dengan otak kanan yang kuat sangat suka menikmati keindahan musik. Musik adalah makanan orang-orang kanan, tentu saja adalah musik yang selalu menggelorakan semangat dan penuh ide-ide brilian bukan musik yang mendayu-dayu dan lirik-lirik lagu mellow yang sangat menyayat hati. Bisa kita lihat para pemain musik seperti penyanyi dan pencipta lagu adalah orang yang kuat otak kanan nya.

Jadi, bagi temans yang ingin mengasah otak kanannya lakukanlah cara melatih otak kanan diatas. Atau lakukanlah hobi temans maka itu sudah melatih otak kanan kita. Oke, temans sekian dulu artikel tentang cara melatih otak kanan, selamat mempraktekkan.

Saturday, June 23, 2012

Dahsyat dan sukses dengan otak kanan


Otak kanan dengan segala kelebihannya telah menjadi trend di abad ke-21. Kita lihat saja, saat ini profesi yang paling dihargai adalah profesi yang mengandalkan otak kanan, semisal : entertainer, entrepreneur, conceptualizer dan spiritualis. Berbasis high touch dan kreatifitas, itulah ciri khas otak kanan. Berbeda dengan era sebelumnya yang lebih mengandalkan dan menghargai profesi dengan otak kiri contoh : programmer, arsitek, insinyur, akuntan dan dokter. Berbasis high tech dan analis itulah ciri khas otak kiri.

Otak kanan dapat diumpamakan seperti kuda dalam permainan catur. Kita lihat bahwa kerja kuda dalam permainan catur sering tak terduga dan tak terhalang oleh apapun. Begitu juga dengan otak kanan yang suka perubahan dan tantangan, afektif, empati, luwes, implisit dan other centric berbeda dengan otak kiri yang terukur dan terencana, kognitif, realistis, matematis, eksplisit dan self-centric. Singkatnya, otak kiri lebih suka melakukan hal-hal yang sama, dengan cara yang sama dan sangat membosankan bagi otak kanan tentunya.

Untuk lebih memahami karakteristik otak kanan, dapat kita bandingkan dua profesi berikut: Pengusaha dan karyawan. Pengusaha adalah profesi yang sangat kanan, mengapa? Karena mereka lebih visioner, lebih kreatif, lebih impulsif, lebih intuitif, berpikir holistik, empati ke semua pihak dan memahami yang tersirat. Mereka tidak terlalu memahami detail secara teknis, tidak terlalu menguasai kalkulasi dan tidak terlalu fokus. Berbeda dengan profesi karyawan yang lebih mengandalkan otak kiri. Mereka menguasai hal-hal teknis, kurang menyukai tantangan dan perubahan, butuh keahlian teknis dan fokus. Itulah sebabnya banyak orang lebih memilih menjadi karyawan dibanding pengusaha, karena sistem pendidikan kita yang lebih menekankan pendidikan bagi otak kiri daripada otak kanan. 

Suatu contoh lagi, belajar berenang cara otak kiri dibanding otak kanan. Cara kiri dia akan mencari buku panduan renang, mencari pelatih renang, latihan teori dulu sekian lama baru praktek di kolam renang, kelamaan bukan? Bandingkan dengan cara kanan, dia akan mencari teman yang mahir berenang, terus langsung nyebur di kolam dangkal, lebih cepat bukan? Ringkas kata, untuk lebih melejitkan potensi kita entah dalam karier, bisnis, jodoh dan bidang lainnya maka asahlah otak kanan dan pakailah cara-cara kanan.