Showing posts with label Keajaiban Sedekah. Show all posts
Showing posts with label Keajaiban Sedekah. Show all posts

Thursday, January 24, 2013

Mendadak kaya setelah mengadopsi anak yatim.



Ada seorang buruh pabrik yang hidup di suatu kota besar bersama istri dan anaknya yang masih kecil. Dengan gaji yang pas-pasan, keluarga tadi hidup sangat sederhana bahkan tidak jarang harus berhutang demi membeli susu buat anaknya yang masih kecil. Tetapi walaupun hidup serba kekurangan keluarga tadi tampak bahagia dan sangat bersyukur kepada Allah SWT atas berbagai nikmat yang diberikan. Hingga suatu hari tersiar kabar dari salah seorang saudara yang mengatakan ada seorang bayi yatim piatu yang sangat membutuhkan pertolongan. Setelah mendengar kabar tersebut, keluarga tadi lantas mengambil keputusan untuk mengadopsi bayi yatim piatu tadi , setelah meyakinkan istrinya untuk ikhlas menolong hanya untuk mengharap Ridha Allah SWT.

Walaupun hidupnya sendiri kekurangan dan terkadang masih berhutang sana sini untuk menutup beaya kebutuhan, keluarga tadi sangat yakin dengan mengadopsi bayi yatim piatu tersebut keluarganya akan dimampukan oleh Allah untuk mengasuh bayi itu dan yakin bahwa bayi yang diasuhnya tidak akan mati kelaparan. Karena keluarga itu begitu yakin bahwa Allah lah yang akan mencukupkan semuanya. Akhirnya keyakinan yang begitu besar dan kesabaran yang luar biasa dijawab oleh Allah SWT. Tanpa disangka sangka buruh pabrik dengan gaji pas-pasan diberi jalan rejeki dengan menjadi seorang pengusaha sukses yang kaya raya. Begitulah Allah tidak pernah meyalahi janji-Nya.

Suatu ketika saya bersama teman berkunjung kerumah keluarga tadi dalam rangka keperluan bisnis. Kesan yang saya tangkap adalah rumah yang begitu besar dan mewah, dengan perabot yang serba mahal. Pabriknya pun cukup megah dan besar dengan ribuan karyawan dan berskala nasional. Sampai-sampai saya ngga percaya kalau dulunya pengusaha sukses tersebut adalah seorang buruh pabrik dengan penghasilan pas-pasan. Ketika saya tanya bagaimana dia bisa sesukses itu dan saya minta tips dan advicenya agar bisa kami tiru, dia malah bilang tidak tahu. Tidak ada rahasia sukses semuanya datang begitu saja, tanpa dia sangka-sangka.

Dia hanya bercerita semua berawal dari mengadopsi bayi yatim piatu. Maka demi memenuhi kebutuhan keluarganya akhirnya ia menjalankan bisnis kue kering kecil-kecilan. Tanpa disangka sangka dari bisnis kecil-kecilannya tersebut Ia meraup untung besar. Banyak sekali pelanggan yang datang ke rumah untuk memesan kue keringnya bahkan ada yang dari luar pulau.


Kemudian banyak sekali pihak bank yang menawarkan bantuan pinjaman kredit untuk membesarkan bisnis kue kering tersebut. Banyak juga datang perusahaan-perusahaan besar yang menawarkan kerjasama bisnis dengannya. Semua keajaiban-keajaiban itu datang dengan sendirinya tanpa ia harus bersusah payah melakukan promosi dan iklan besar-besaran. Hingga sekarang, bisnisnya menjadi sangat maju dan tumbuh begitu pesat.


Tetapi pengusaha tersebut sempat berujar sedikit :” bahwa ia yakin kemudahan-kemudahan dan keajaiban-keajaiban yang terjadi padanya karena ia selalu ikhlas berbagi kepada anak yatim dan yang membutuhkan”. Ia selalu menyisihkan sebagian dari rejekinya untuk diberikan pada anak yatim karena ia merasa bahwa rezeki yang didapat bukan 100% haknya.
Kemudian lanjutnya, “ ada satu amalan yang ia lakukan dan amalan itu sangat mempercepat rezekinya, yaitu mengadopsi bayi yatim-piatu. Dan dengan perantara kekuatan doa anak yatim piatu tersebut sangat dahsyat dan langsung dijawab oleh Allah SWT.

Kemudian setelah puas berbincang-bincang pada pengusaha tadi, kami lantas pamit dan berterima kasih sekali karena telah mendapat ilmu yang luar biasa berharga. Dan saya selalu memotivasi diri sendiri untuk tidak  lupa berbagi dengan anak yatim. Karena setiap rezeki yang Allah berikan kepada kita ada hak anak yatim yang harus kita tunaikan.


Sedekah salah sasaran.






Pada suatu hari Rasulullah tengah berkumpul bersama para sahabat di serambi masjid nabawi. Seperti biasa pada forum tersebut nabi selalu bertegur sapa dengan para sahabat, kemudian kepada para sahabat, Rasulullah bercerita :

“Di suatu tempat ada seorang pria yang ahli bersedekah, seperti biasa pria tersebut ingin bersedekah pada malam harinya. Kemudian pada waktu malam hari tiba, pria tersebut keluar dari rumahnya dengan membawa sesuatu yang akan disedekahkan. Kemudian dia bertemu dengan seorang wanita yang belum dikenalnya. Akhirnya pria tersebut memutuskan untuk bersedekah kepada wanita yang ditemuinya tadi. Tetapi, tanpa sepengetahuannya wanita yang ditemui tadi adalah seorang pezina. Akhirnya, kejadian tersebut langsung tersebar di masyarakat dan menjadi buah bibir di tengah masyarakat.



Setelah lama menjadi perbincangan di tengah masyarakat, akhirnya pria tersebut mengetahui bahwa wanita yang disedekahinya adalah seorang pezina. Bergumam Ia dalam hati : Ya Allah Sedekahku telah jatuh ke tangan orang yang salah dan tidak berhak menerimanya, untuk itu aku ingin melakukan sedekah lagi!



“Kemudian pria itu kembali keluar dari rumah dengan membawa sesuatu yang akan ia sedekahkan. Kali ini Ia begitu hati-hati dalam mencari seseorang yang akan Ia sedekahi. Ia tidak ingin kesalahannya terulang lagi. Tidak lama, ia bertemu dengan seseorang yang ia anggap pantas menerima sedekah. Akhirnya Ia pun bersedekah kepada orang tersebut. Tetapi ternyata orang yang ia anggap pantas menerima sedekah itu ternyata adalah seorang kaya raya. Akhirnya berita pria itu bersedekah pada orang kaya kembali menjadi buah bibir di tengah masyarakat, dan kabar itu pun sampai juga kepada pria tadi.



Setelah mendengar kabar tersebut, pria tadi lalu beristigfar dalam hati. Tidak menyangka sedekah yang ia lakukan kedua kalinya ini juga jatuh ke tangan yang salah. Akhirnya ia pun berniat untuk melakukan sedekah lagi dan berharap jatuh ke tangan orang yang berhak menerimanya.


Lantas Pria tadi kembali keluar dari rumahnya dan membawa sesuatu yang akan ia sedekahkan. Kali ini pria itu begitu cermat memilih orang yang berhak menerima sedekah. Ia tidak ingin kesalahannya kembali terulang yaitu bersedekah kepada seorag pezina dan orang kaya. Kemudian Ia bertemu dengan seseorang yang ia anggap pantas menerima sedekahnya. Kemudian ia memberikan sedekah kepada orang tadi. Tetapi tanpa sepengetahuan pria itu, orang yang baru saja ia sedekahi adalah seorang pencuri. Berita itu langsung tersebar di tengah masyarakat dan menjadi buah bibir.

Mendengar kabar itu pria tadi langsug beristigfar dan bergumam Ia dalam hati :”Ya Allah ampunilah aku ternyata sedekahku jatuh kepada orang yang salah yaitu pezina,orang kaya dan pncuri”.


Tidak lama berselang datanglah seorang Malaikat utusan Allah kepada pria itu dan berkata :”Walaupun sedekahmu jatuh ke tangan yang salah tetapi sesungguhnya sedekahmu telah diterima oleh Allah”. Karena sedekahmu bisa jadi pezina itu akan berhenti dari perbuatan maksiatnya. Karena sedekahmu bisa jadi orang kaya tersebut akan mendapat hidayah dan menjadi seorang dermawan. Karena sedekahmu bisa jadi pencuri itu akan bertaubat dan meninggalkan perbuatan mencuri”.

(Diceritakan kembali dari sebuah hadis yang dituturkan oleh Muslim dan Abu Hurairah dalam Teladan indah Rasullulah dalam ibadah, Ahmad Rofi ‘Usmani)

Tuesday, December 25, 2012

Pengalaman sedekah yang mengagumkan


Pengalaman sedekah penulis dalam mempraktekkan ilmu  sedekah bisa dibilang belum terlalu banyak. Memang banyak sekali godaan yang sering mengganggu pada waktu ingin bersedekah seperti : sedekah koq banyak-banyak, udah capek-capek cari duit koq malah disedekahin dan lain-lain. Tetapi penulis sadar bahwa sedekah itu adalah amalan yang harus selalu dipupuk, Ikhlas itu harus dipelajari dengan cara diamalin. Jadi seringkali penulis memaksa diri sendiri untuk terus bersedekah, walaupun kadang sampai kepikiran terus (mungkin belum ikhlas). Dan satu yang penulis rasain setelah melakukan amalan sedekah adalah penulis tidak pernah merasa kekurangan materi, walaupun uang pas mau habis tetapi ada saja rezeki yang terus datang, Alhamdulillah. Oke, pada artikel kali ini penulis ingin berbagi tentang pengalaman sedekah yang pernah penulis alamin semoga bisa memberi inspirasi bagi anda.

Mendapat jodoh gara-gara sedekah

Pada waktu itu saya adalah seorang pemuda yang belum menikah dalam keadaan merantau dan sudah mempunyai penghasilan tetap. Sebenarnya saya sudah lama mempunyai niat untuk berkeluarga mengingat penghasilan sudah mapan dan usia juga sudah cukup matang. tetapi memang jodoh belum mendekat dan pengalaman saya membina hubungan dengan beberapa gadis selalu kandas. Itulah yang membuat saya jadi males untuk membina hubungan lagi. Dalam tiap selesei sholat saya selalu berdoa agar diberi jodoh yang terbaik. Waktu itu pun saya belum terlalu tahu mengenai ilmu sedekah, tetapi alhamdulillah ada keinginan dalam diri saya yang selalu membimbing saya untuk selalu bersedekah tiap kali menerima gaji pada awal bulan. Waktu itu saya selalu menyisihkan 10% dari gaji saya di awal bulan dan saya transfer ke rekening yayasan panti asuhan. Ada perasaan bahagia menyelimuti tiap kali saya bersedekah walaupun  Cuma lewat transfer ATM. Entah darimana asalnya, doa saya mulai terjawab. Allah mengirimkan kepada saya seorang wanita yang juga menyatakan ingin segera menikah. Akhirnya gayung pun bersambut setelah kurang lebih tujuh bulan saling mengenal akhirnya kami memantapkan diri untuk memasuki jenjang pernikahan.

Bisa bersatu dengan keluarga gara-gara sedekah

Pengalaman sedekah kali ini adalah yang terhebat buat saya. Bagaimana tidak? Dengan sedekah sesuatu hal yang mustahil pun bisa segera terjadi. Seperti kisah saya sebelumnya, saya adalah seorang perantau yang tinggal jauh dar keluarga. Ketika sudah menikah pun keadaan tidak jauh berbeda. Kebetulan saya adalah seorang PNS yang dinas di sebuah kota di kalimantan timur sedangkan istri juga PNS yang dinas di jakarta. Karena kondisi ini, setelah menikah kami pun terpaksa tinggal jauh-jauhan. Kadang-kadang sebulan sekali saya menengok istri di jakarta dan terkadang istri yang datang ke kalimantan. Waktu itu alhamdulillah setelah sebulan menikah istri saya dinyatakan hamil. Senang sekali rasanya tetapi juga ada sedikit kecewa mengingat kondisi kami yang jauh-jauhan sehingga istri terpaksa harus tinggal sendirian di jakarta dalam keadaan hamil. Waktu itu saya berpikir keras bagaimana caranya agar saya bisa pindah ke jakarta. Rekan kerja saya waktu itu pada pesimis saya bisa mutasi ke jakarta mengingat masa bakti saya baru 2 tahun, sedangkan banyak senior saya yang sudah puluhan tahun di kalimantan tetapi masih saja sulit untuk mutasi. Waktu itu kebetulan saya sudah mengenal dan mempelajari tentang ilmu sedekah. Banyak buku-buku tentang sedekah yang saya koleksi diantaranya adalah 7 keajaiban rejeki karya Ippho Santosa yang banyak mengupas otak kanan dan disitu diterangkan tentang dahsyatnya sedekah, juga ada beberapa buku karya Ustadz Yusuf Mansur yang berjudul Kun Fayakun 2 dimana dikisahkan beberapa kisah keajaiban sedekah. Bahkan kata-kata yang sangat menginspirasi dan memotivasi saya dari kedua buku itu adalah jika anda sedekah jor-joran maka balasannya pun akan membuat kita terbelalak. Saya pun mulia tertantang, saya niatkan untuk sedekah dengan nominal yang agak besar setiap kali mendapat gaji ataupun uang proyek. Saya juga mengajak istri untuk melakukan hal yang sama. Setelah beberapa bulan melakukan amalan sedekah diatas, tanpa disangka sangka SK mutasi saya pun langsung keluar. Ini benar-benar surprise bagi saya, bahkan banyak teman-teman kerja saya yang tidak percaya dengan kejadian ini. Dalam hati saya berkata balasan sedekah dari Allah benar-benar tunai. Dan lebih dahsyat lagi SK mutasi saya keluar seminggu sebelum kelahiran anak kami, jadi saya punya waktu untuk menunggui persalinan istri. Alhamdulillaahirrobbil a’lamiin.

Bisa punya rumah gara-gara sedekah.
Pengalaman sedekah kali ini tidak kalah serunya. Setelah bisa mutasi ke jakarta, saya masih tinggal di kontrakan bersama istri dan anak yang baru lahir. Namanya juga manusia, setelah doanya terkabul maka doa lain pun segera menyusul. Setelah hajat mutasi ke jakarta terkabul, kini doa saya adalah segera punya rumah sendiri. Dalam setiap doa selalu saya panjatkan dan tidak lupa disertai dengan amalan sedekah. Ya sedekah sudah menjadi andalan saya untuk membeli hajat saya. Bahkan ustadz yusuf mansur menyarankan bila kita punya hajat maka bersedekahlah minimal 10% dari nilai hajat kita, misalnya jika kita ingin segera sembuh dari penyakit maka bersedekahlah 10% dari obat penyakit kita. Saran tersebut selalu saya pegang, jika motivasi saya dalam bersedekah mulai kendor saya coba untuk membaca buku-buku tentang sedekah atau artikel-artikel apapun di internet yang memotivasi saya untuk terus bersedekah. Alhamdulilillah Allahu Akbar belum genap setahun saya pindah ke jawa, Allah sudah memberikan rumah terbaik buat saya dan keluarga. Walaupun masih mencicil akhirnya saya bisa punya rumah sendiri, dan saya sangat yakin saya bisa segera melunasi KPR saya dengan amalan ilmu sedekah yang luar biasa ini.

 

Wednesday, August 1, 2012

Chatting dengan YM edisi "Keajaiban Sedekah"


Ada suatu acara di salah satu stasiun televisi swasta yang sangat saya sukai. Acaranya bertajuk talkshow yang dipandu oleh ustadz muda yang sedang naik daun yaitu Ustadz Yusuf Mansur. Nama acaranya sendiri adalah Chatting dengan YM, waktu tayangnya pun pas yaitu jam 21.00 WIB setelah shalat tarweh. Insya Allah penulis akan posting di blog ini, apabila ada hal menarik dari acara tersebut. Sebagai tambahan informasi, acara ini ditayangkan sepanjang bulan ramadhan dan dipandu oleh pewawancara Denny cagur dan Ustadz Yusuf Mansur sebagai narasumber . Format acaranya sih seperti bukan empat mata dimana ada pemandu acara dan Tukul arwana sebagai pewawancara dan sekaligus sebagai ikon acara.
Kebetulan kali ini bintang tamunya ada tiga orang yaitu agus kuncoro (bintang film), Ippho Santosa (Pakar otak kanan) dan Opick (penyayi lagu-lagu islami). Dan menariknya, tema yang diambil adalah tentang keajaiban sedekah, dimana sering digembar gemborkan oleh ustadz Yusuf Mansur selama dakwahnya. 

Pada awal sesi acara, sang pemandu acara menanyakan tentang pengalaman keajaiban sedekah yang pernah dialami oleh bintang film Agus Kuncoro. Dengan jelas Ia menjawab :”keajaiban sedekah balasannya tidak melulu soal uang, rezeki itu bukan melulu soal uang. Tetapi kesehatan , kemudahan, kelancaran dalam urusan adalah juga bagian dari rezeki”. Pendapat tersebut juga diamini oleh ustadzYusuf Mansur yang mengatakan :” bahwa balasan sedekah itu tidak harus dalam bentuk uang, Ia juga memberi contoh sepasang suami istri yang bersedekah dalam bentuk uang dengan niatan agar villa yang mereka jual dapat segera laku dengan harga tinggi. Tetapi setelah bersedekah, bukannya keajaiban yang didapat tetapi malah musibah yaitu suaminya mengalami kecelakaan, namun suami istri tersebut masih sangat bersyukur karena mungkin dengan sedekahnya itu suaminya masih bisa terselamatkan dan tidak begitu parah keadaanya. Suami istri tersebut pun sudah melupakan niat awalnya untuk menjual villa. Tetapi tanpa disangka empat bulan kemudian seorang pembeli datang dan menanyakan villa yang dijual oleh suami istri tadi. Itulah keajaiban sedekah yang menjadi rahasia Allah SWT”, terang ustadz Yusuf Mansur.
Ippho Santosa
Pada sesi kedua, bintang tamu yang datang adalah Ippho Santosa seorang pakar otak kanan dan pengusaha. Ippho santosa adalah sosok yang sangat dekat dengan ustadz Yusuf Mansur karena sering terlibat kerjasama dalam beberapa seminar. Ippho Santosa pun sangat sepaham dengan Ilmu sedekah yang diusung Ustadz Yusuf Mansur. Kemudian ketika ditanya tentang keajaiban sedekah, berikut adalah komentarnya, “ Otak kiri adalah selalu hitung-hitungan dan terlalu berhati-hati dalam bersedekah sebaliknya dengan otak kanan yang tidak hitung-hitungan dalam bersedekah. Otak kanan selalu melakukan sedekah utuk meminta sedangkan otak kiri melakukan sedekah terimakasih artinya otak kanan melakukan amalan di awal suatu usaha sedangkan otak kiri melakukan amalan setelah hajatnya terkabul”. Masih menurut Ippho Santosa :” sedekah itu tidak harus menunggu ikhlas dulu, bahkan sedekah harus dipaksa biar bisa ikhlas”. Kemudian ketika ditanya oleh Denny cagur mengenai apa rahasia kaya itu ? ippho pun menjawab :”Rahasia kekayaan menurut saya ada 5 hal, yaitu : bisnis, sedekah, haji/umrah, emas dan properti. Emas mempunyai nilai yang stabil dibanding mata uang, masih menurutnya bahwa mata uang bahasa inggrisnya adalah currency yang berasal dari kata arus, artinya uang itu akan punya nilai jika diputar yaitu dengan cara bisnis dan sedekah, kalau hanya diam maka dia akan kehilangan nilainya”, terang Ippho. 
Kemudian pada sesi ketiga menghadirkan bintang tamu Oppick yaitu seorang penyanyi lagu-lagu islami. Awal muncul ke acara, Oppick membawakan sebuah lagu yang berjudul tentang sedekah. Suaranya yang khas dan khusyuk membuat acara menjadi lebih “terbawa emosi nuansa religi”. Kemudian ketika ditanya pengalaman Oppick tentang keajaiban sedekah, Opick pun menjawab bahwa ia selama 4 tahun ini sudah mendirikan sebuah yayasan baitul Maal yang memberikan bantuan kepada banyak orang miskin dalam meneruskan usaha. Yayasan yang didirikannya memberikan bantuan dan sedekah 300 rb s/d 3 juta per kepala, yang ditujukan untuk membuka usaha bagi orang-orang miskin. Selain itu yayasan yang didirikannya juga memberi santunan kepada anak yatim. Yayasannya selalu rutin mengadakan kajian dan jamuan makan bagi 1000 anak yatim tiap bulannya. Masih menurut Oppick,” bahwa pada level bawah yaitu orang miskin banyak mengalami krisis tauhid. Misalnya : ketika disuruh sholat, orang miskin pun berkilah : hidup saya sudah susah, kenapa harus dibikin tambah susah? Maka Oppick berkesimpulan bahwa sebelum dibekali dengan ajaran agama maka bagaimana caranya kita harus mengenyangkan perut orang-orang miskin tadi.
Bagaimana menurut sobat? Bagus bukan acaranya? Penulis sangat terkesan dengan komentar para bintang tamu terutama Oppick yang mempunyai niatan sangat mulia. Ketika ditanya tentang pengalaman keajaiban sedekah dia malah menjawab bukan fokus pada balasan sedekah yang pernah Ia alami, tetapi lebih pada solusi yang dihadapi umat terutama orang-orang miskin. Oke, ntar kapan-kapan saya share lagi jika ada tema yang menarik.


Monday, July 16, 2012

Kisah-kisah sedekah dari Ustadz Ahli Sedekah : Ust Yusuf Mansur


Tentu anda sudah tidak asing lagi dengan ustadz muda yang selalu menggembar-gemborkan tentang sedekah, ustadz yang pembawaanya kalem dan kental nuansa betawinya ini sangat kritis dan detail jika membahas tentang sedekah. Ya, tidak salah lagi Ia adalah Ust.Yusuf Mansur, ustadz muda kelahiran Jakarta tahun 1976. Meskipun tampak kalem, sebenarnya ustadz ini bisa dibilang agak “kejam”, ini adalah menurut jamaahnya yang tiap kali datang ke majelisnya selalu “dipeloroti” atau dihimbau untuk sedekah besar-besaran. Memang menurut ust Yusuf Mansur sedekah harus dilakukan sesering dan sesegera mungkin. Bahkan tidak tanggung-tanggung untuk tiap jamaah yang datang padanya pasti pulang dengan tangan kosong, karena isi dompet dan kendaraannya telah “dirampok” oleh ustadz muda ini.

Sedekah Ust Yusuf Mansur : Atasilah segala kesulitan dengan sedekah

Dari buku Kun Fayakun karangan Ust. Yusuf Mansur yang pernah penulis baca, isinya banyak menceritakan tentang kisah-kisah keajaiban sedekah yang dialami Ust.Yusuf Mansur. Di buku tersebut diceritakan tentang pengalaman dari Ust Yusuf Mansur yang sering didatangi oleh para jemaah yang mengadukan masalahnya baik itu ingin cepat menikah, ingin sembuh dari penyakit, ingin cepat kaya bahkan ada yang ingin segera punya anak karena sudah sekian tahun menikah belum dikaruniai anak. Dari beragam masalah yang diadukan pada ust Yusuf Mansur biasanya beliau hanya member dua syarat sebagai solusi. Syarat yang pertama adalah Perbaiki sholatmu atau bisa dikatakan laksanakanlah sholat di awal waktu dan jangan menunda dan untuk kaum laki-laki dihimbau untuk mendirikan sholat berjamaah. Setelah syarat pertama ini dilaksanakan, maka sebagai syarat kedua beliau sering menyarankan untuk menyisihkan sebagian harta kita diberikan kepada anak yatim dan orang-orang yang membutuhkan. Bahkan kata beliau, agar hajat kita cepat terkabul lakukanlah sedekah atau sumbangan secara besar-besaran. Memang bagi sebagain orang yang masih awam, amalan sedekah besar-besaran ini sangatlah berat karena logikanya kita punya masalah koq malah disuruh sedekah besar-besaran. Tapi itulah ciri khas ust. Yusuf Mansur yang sangat konsiten dengan ilmu sedekahnya.

Kisah-kisah nyata Keajaiban sedekah dari Ust. Yusuf Mansur

Banyak sekali kisah-kisah keajaiban sedekah yang dialami Ust.Yusuf Mansur yang didapat dari jamaah-jamaahnya. Kisah – kisah tersebut beliau tulis dalam bukunya Kun Fayakun 2 yang akan penulis nukilkan beberapa diantaranya :
Ada seseorang yang bernama Mubalighun yang sedang ditimpa beragam masalah yang berat. Utangnya di bank menumpuk sehingga rumahnya diancam disita karena tidak sanggup melunasi. Istrinya pun karena tidak tahan dengan kondisi ini meminta segerai diceraikan dan anaknya yang sulung terancam dikeluarkan dari sekolah karena tidak sanggup membayar iuran bulanan sekolah. Mubalighun benar-benar terpukul dengan masalah yang menimpanya. Dunia benar-benar kiamat baginya, dan dia hanya punya waktu malam itu karena keesokan harinya rumahnya akan disita dan istrinya sudah menunggu di pengadilan agama. Karena putus asa, dia berniat untuk mengakhiri hidupnya tetapi tiba-tiba dia teringat uangnya yang masih 300 ribu di tabungan. Maka sebelum melakukan bunuh diri, Ia pun menyedekahkan uang tersebut pada anak yatim. Dan ajaibnya, keeesokan harinya semua masalah yang dihadapi Mubalighun selesei dengan tuntas. Utangnya lunas, istrinya tidak jadi minta cerai dan anak  yang sulung tidak jadi dikeluarkan dari sekolah.
Alkisah ada anak yang mempunyai ayah yang terkena penyakit batu ginjal yang kronis. Dokter sudah mengingatkan agar segera dioperasi karena parahnya penyakit itu. Si anak yang hari itu mendapat gaji pertama dari perusahaan tempat Ia bekerja sangat gembira dan Ia langsung menyedekahkan seluruh gajinya pada fakir miskin. Alhasil begitu pulang, ayahnya cerita kalau Ia baru saja merasakan sakit yang luar biasa dan langsung menuju kamar mandi, tanpa disadarinya ketika Ia kencing batu ginjalnya ikut keluar semua. Dan sembuhlah Ia seketika.
Ada lagi cerita dari seorang perempuan yang ingin sekali menikah tetapi belum ketemu jodohnya. Wanita tersebut kemudian menghadap ust Yusuf Mansur untuk minta solusi. Oleh ustadz, wanita tersebut disarankan untuk mengeluarkan sedekahnya. Dan tanpa pikir panjang wanita tersebut segera menemui takmir masjid di daerahnya yang sedang melakukan perluasan masjid. Takmir masjid mengatakan kalau masjidnya sedang mengadakan lelang sedekah perluasan masjid per meter perseginya 150 ribu, akhirnya wanita tersebut mengambil empat meter persegi sebagai sarana sedekahnya. Dan ajaibnya setelah kejadian itu, dalam waktu yang tidak lama datanglah empat pemuda yang ingin melamarnya. Kini wanita itu harus dibingunggkan untuk memilih satu diantara empat pemuda yang melamarnya.

Begitulah sedikit nukilan kisah sedekah ust Yusuf Mansur yang diambil dari buku Kun Fayakun 2. Tentu setelah membaca kisah-kisah diatas akan membuat kita penasaran tentang keajaiban sedekah yang sangat digalakkan oleh ust yusuf Mansur. Dan mudah-mudahan akan membuat kita tertantang untuk membuktikan kebenaran kisah diatas.

Saturday, July 14, 2012

Kaya dengan Sedekah


Kaya dengan sedekah? Sepintas terasa aneh di telinga kita. Logikanya ketika orang bersedekah maka hartanya akan menjadi berkurang. Orang yang mempunyai uang seratus ribu kemudian Ia bersedekah sepuluh ribu, maka uangnya tinggal sembilan puluh ribu. Tetapi yang sebenarnya berapapun uang yang kita sedekahkan pasti akan dibalas dan dilipatgandakan oleh-Nya.

Ini adalah janji dari Yang Maha menepati janji. Selanjutnya, kami petik sebuah janji dari-Nya, "Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah (bersedekah) adalah serupa dengan sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai itu berisi seratus biji. Dan Allah melipatgandakan (balasan) bagi sesiapa yang dikehendaki-Nya (QS 2:261)" 
Kemudian janji Nabi, "Orang yang meniatkan suatu kebaikan namun tidak mengamalkannya, maka Allah akan mencatat baginya satu pahala yang sempurna. Orang yang  meniatkan suatu kebaikan lalu mengamalkannya, maka Allah akan mencatat bagi-Nya pahala sebanyak 10 sampai 700 kali lipat".

Dari kalimat diatas cukup jelas, Sebenarnya kita belum bersedekah saja, hanya niat saja maka sudah pasti dibalas. Apalagi kalau sampai terwujud niat kita tersebut pasti akan dibalas dengan balasan yang berlipat-lipat sampai 700 kali lipat. Kaya dengan sedekah, ibaratnya kita tengah berinvestasi menunggu balasan dari-Nya. Bersabarlah sedikit, karena apabila telah tiba waktunya, makanya nilainya akan menjadi berlipat-lipat. Yang Maha Membalas upasti akan membalas.Itulah Keajaiban sedekah.

Sedekah adalah amalan orang-orang kaya. Mereka sadar betul bahwa siapa orang yang banyak memberi pasti juga akan banyak menerima. Sedekah ibaratnya adalah umpan untuk memancing rezeki yang lebih besar. Sedekah kita tidak akan pernah sia-sia, sedekah kita pasti dibalas hanya yang Maha membalas pasti tahu yang terbaik buat kita. Balasan dari-Nya dapat berupa kesehatan, kemudahan urusan, dilindungi dari bencana, enteng jodoh, dikabulkan doa dan lain sebagainya.

Bayak  kita temui disekeliling kita orang-orang kaya yang gemar sekali bersedekah. Bukannya berkurang, harta mereka malah semakin bertambah dan terus bertambah. Tidak ada ceritanya orang-orang kaya yang jatuh miskin gara gara bersedekah. Selanjutnya ini adalah beberapa fakta :
  • Dua orang pengusaha terkaya di dunia yaitu Bill Gates dan Warren Buffet, walaupun sekilas nampak kapitalis, sejatinya mereka adalah dermawan terbesar di abad ini.
  • Donald Trump, yang sekilas bergaya hidup mewah (hedonis). Ternyata ketika bangkrut, Ia malah membagi bagikan hartanya yang tersisa. Ia percaya bahwa kebangkrutannya dapat diatasi dengan jalan bersedekah.
Ilustrasi diatas adalah sedikit dari cerita tentang orang-orang kaya yang menjadikan amalan sedekah sebagai amalan rahasia mereka. Mereka berkeyakinan bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta bahkan akan menjaga dan melipatgandakan harta tersebut. Jadi bagi orang-orang yang masih berkekurangan dan berkeinginan menjadi kaya, maka teruslah berusaha, berdoa dan menjalankan amalan sedekah ini. Maka, cepat atau lambat kita akan terbebas dari kemiskinan seketika!




Saturday, June 16, 2012

Keajaiban Sedekah, solusi semua masalahmu!!!


Keajaiban Sedekah adalah tentang balasan, inilah hukum kausalitas dari-nya dan janji tertulis dari-nya. karena orang atheis sekalipun yang bersedekah, yang maha membalas pasti akan membalas. Ini adalah hukum kausalitas (law of causality) dari-nya yang universal, dan berlaku bagi siapapun. Yang dimaksud balasan disini adalah balasan jangka pendek dan balasan jangka panjang. Balasan jangka pendek adalah balasan di dunia yang diberikan kepada siapapun yang bersedekah tanpa pandang bulu!  balasan itu dapat berupa : kemudahan urusan, kesehatan, keselamatan, keuangan.
Dan apabila sedekah kita dilandasi iman dan ikhlas maka kita akan memperoleh bonus yaitu balasan jangka panjang (akhirat) yaitu : ridha, pahala dan surga-Nya.

Keajaiban Sedekah : kesulitan bisa dibeli dengan sedekah

Apapun masalah yang kita hadapi, sesulit dan serumit apapun itu janganlah berputus asa. Berdoalah, mintalah kepada Nya jalan keluar. Dan yakinlah Yang Maha Memberi pasti akan memberikan kita jalan keluar terbaik. Disamping berdoa kita juga harus beramal. Beramal disini adalah berbagi atau sedekah. Nabi SAW sendiri yang bersabda : "Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah", artinya semua permasalahan bisa disolusiin dengan Sedekah. Ini adalah berniaga kepada-Nya dan ini adalah Keajaiban Sedekah.
Jadi, seluruh masalah bisa kita beli dengan Sedekah : Melunasi hutang, Menolak Bala Menyembuhkan Penyakit, Mencari Jodoh, Mengatasi Kebangkrutan,Ingin punya anak dll.

Keajaiban Sedekah : Bala tidak pernah mendahului sedekah

Ada suatu kisah di jaman nabi, Beliau diberitahu oleh Malaikat bahwa si Fulan akan meninggal esok harinya karena digigit ular. Keesokan harinya, ternyata orang tersebut masih sehat dan terus bekerja sampai hari tuanya. Nabi pun terkejut dan bertanya kepada Malaikat tentang apa yang terjadi. Malaikat kemudian menjelaskan bahwa orang tersebut seharusnya ditakdirkan meninggal karena digigit ular pada hari esok tersebut, tetapi pada malam harinya orang tersebut menyedekahkan sebagian hartanya sehingga karena sedekahnya tadi, Ia terhindar dari bala gigitan ular.
Begitulah Keajaiban Sedekah, takdir pun dapat diubah dan maut pun dapat dicegah. Jadi, Bersedekahlah sesering mungkin dan jangan menunda bersedekah karena Bala tidak pernah mendahului Sedekah.

Keajaiban Sedekah : Pancinglah rezeki dengan sedekah

Sebuah hadits berbunyi : Turunkanlah (datangkanlah) rejekimu dengan bersedekah (HR. Baihaqi)
Dalam Al Quran pun ditegaskan : "Sesiapa yang disempitkan rezekinya (miskin) hendaklah menafkahkan sebagian rezekinya (sedekah)". (QS. 65:7).
Jadi, sedekah adalah amalan orang-orang kaya. Orang dalam keadaan miskin pun dianjurkan untuk bersedekah. Karena harta yang disedekahkan tidak akan pernah berkurang, justru semakin bertambah dan terus bertambah. Tidak ada ceritanya ahli sedekah malah tambah miskin dan kekurangan. Bagaimanapun, Yang Maha Kaya dan Maha Membalas akan membalas sedekah kita dengan balasan yang berlipat-lipat dan tidak pernah kita sangka-sangka.

Keajaiban Sedekah : Obatilah penyakit dengan sedekah

Jika ada orang-orang di sekitar kita atau bahkan kita sendiri yang sedang sakit, dan sudah bosan berobat kesana kemari tapi tidak juga kunjung sembuh. Maka cobalah berdoa kepada-Nya dengan penuh harap untuk diberi kesembuhan, dan cobalah belilah penyakit anda dengan Sedekah. Bersedekahlah minimal 10% dari beaya berobat ke Dokter. Dengan Izin-Nya, akan terjadi keajaiban dan kita akan sembuh dalam waktu yang jauh lebih cepat dari orang rata-rata. Yah, jika kita yakin maka bagi-Nya tidak ada yang tidak mungkin. Nah, mengacu pada uraian diatas dan dalil lainnya, maka berikut adalah Keajaiban Sedekah : Melipatgandakan rezeki, memudahkan urusan, memudahkan jodoh, memudahkan keturunan, memelihara kesehatan, memanjangkan umur, menolak bala.

Keajaiban Sedekah : Mengajaibkan hasil

Keajaiban Sedekah adalah janji dari Tuhan Yang Maha Membalas dan Tuhan Yang Maha Menepati janji. Sejatinya tidaklah pantas bagi kita untuk itung-itungan dengan Tuhan. Karena begitu banyak nikmat-Nya yang tercurah kepada kita dan jika kita menghitung nikmat-Nya niscaya tidak akan sanggup menghitungnya. Perhatikan berapa rupiah yang harus kita bayar tiap bulan untuk membayar udara yang kita hirup setiap  detiknya, berapa rupiah yang harus kita siapkan untuk membayar semua fasilitas dari tuhan seperti : mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, lidah untuk mengecap dan lain sebagainya. Jika kita menghitung-hitungnya maka kita akan tahu betapa Maha kaya dan  Maha besar Tuhan, sehingga kita akan malu betapa sedikit sedekah kita.

Jelas bahwa balasan sedekah kita adalah minimal sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat, inilah janji dari Tuhan Yang Maha Kaya dan Maha Membalas. Bahkan hanya dengan niat bersedekah saja, kita sudah mendapat pahala dan kalau kita melaksanakan niat tersebut maka pahala kita akan menjadi berlipat-lipat. Begitu juga dengan perbuatan buruk, jika hanya niat maka belum dihitung dosa dan jika niat tersebut dilakukan maka akan diganjar seimbang dengan kejahatannya. Begitulah jika Yang maha Kaya sudah berkehendak.

Jika kita cermati lebih jauh tentang balasan sedekah ini, Yang Maha kaya sebenarnya tidak butuh dengan sedekah kita. Toh, kita bersedekah ataupun tidak bersedekah tidak ada pengaruhnya sama sekali pada-Nya. Kekayaannya tidak akan berkurang sedikitpun. Justru dengan bersedekah manfaatnya akan kembali pada diri kita. Uang akan semakin bertambah jika disedekahkan, kesehatan dan kemudahan akan selalu menyertai kita. Jadi, intinya sedekah akan kembali kepada kita. Bukan Dia yang butuh sedekah tapi sejatinya kitalah yang butuh bersedekah.

Monday, June 4, 2012

Nikmatnya Sedekah

Nikmatnya sedekah dapat dirasakan oleh orang yang terbiasa melakukannya. Tidak ada keraguan sedikitpun   padanya tentang balasan sedekah. Dimanapun dan kapanpun ia akan selalu menyegerakan sedekah, tidak suka menunda kepada siapapun orang yang berhak menerima sedekah. Jika ditanya, mungkin Ia sudah lupa kepada siapa Ia bersedekah, berapa banyak Ia bersedekah karena dalam pikirannya bahwa sedekah harus sesering dan sesegera mungkin.

Dengan sering melakukan sedekah akan melatih kepekaan sosial dan jiwa empati kita. Ada kebahagiaan tersendiri ketika kita melihat anak-anak yatim bisa melanjutkan sekolah dengan sedekah kita, ada kebahagiaan tersendiri ketika melihat orang-orang miskin yang kelaparan gembira ketika kita membawa nasi bungkus kepada mereka, ada kebahagiaan tersendiri ketika melihat orang-orang tidak mampu tersenyum bahagia bisa menikmati pengobatan gratis dan fasilitas kesehatan lainnya.


Keutamaan Sedekah dibanding ibadah lainnya adalah dampaknya bukan hanya terhadap diri sendiri. Secara langsung kita akan melihat dampaknya terhadap orang lain. Bantuan yang kita sedekahkan baik berupa uang, makanan, pakaian akan sangat membantu bagi orang yang membutuhkan. Tubuh kita akan mengeluarkan hormon endorfin, yaitu hormon yang membahagiakan dan memanjangkan umur. Jiwa kita akan merasa bahagia karena membahagiakan orang lain.


Berikut Firman-Nya dalam kitab suci :"Dan demikianlah telah kami uji sebahagian mereka (orang-orang kaya) dengan sebahagian mereka (orang-orang miskin), supaya (orang-orang kaya) itu berkata : "orang-orang semacam inikah diantara kita yang diberi anugerah oleh Allah kepada mereka?" (Allah berfirman) : "Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepada-Nya)? (QS Al An'am : 53)


Rasa manis nikmatnya sedekah erat kaitannya dengan rasa syukur. Banyak sekali nikmat-Nya yang telah dicurahkan kepada kita baik berupa kesehatan, kekayaan, kecerdasan dan lain-lain. Sudah sepantasnya kita bersyukur atas nikmat-Nya dengan cara berbagi atas kelebihan rezeki  kepada yang lebih membutuhkan. Bersedekah ini adalah ungkapan rasa syukur atas segala nikmat-nya, sejatinya semua harta yang disedekahkan akan kembali kepada kita dengan jumlah yang berlipat-lipat. Itulah janji-Nya yang tertuang dalam kitab suci yang akan menambah rezeki kepada hamba-hambaNya yang mau bersyukur.


Nikmatnya Sedekah : Sedekah tidak harus ikhlas

Acapkali kita berdebat soal ikhlas. Dalihnya, sedekah itu harus ikhlas kalau tidak ikhlas maka sedekah kita tidak akan diterima oleh-Nya. Bahkan, ada yang berucap "lebih baik sedekah sedikit asalkan ikhlas daripada sedekah banyak tetapi tidak ikhlas.


Mari kita luruskan! Untuk mencapai sikap dan perbuatan yang ikhlas diperlukan latihan dan kebiasaan. Perhatikan ilustrasi berikut, Anak kecil yang baru belajar sholat, pada awal belajar Ia akan mempelajari bacaan sholat, gerakan sholat, syarat sahnya shalat dan lain sebagainya. Tidak mungkin pada awal belajar, anak kecil itu akan langsung mencapai derajat sholat dengan ikhlas. Ia butuh waktu seperti disiplin dalam mengerjakan sholat, menghayati setiap bacaan sholat dan setelah waktunya nanti barulah Ia luruskan niat untuk beribadah sholat dengan hanya mengharap Ridha-Nya.


Demikian juga dengan sedekah. Untuk bisa mencapai derajat ikhlas dalam bersedekah, kita perlu latihan dan kebiasaan. Teruslah bersedekah berapapun yang kita punya. Lihatlah betapa bahagianya anak-anak yatim dan orang-orang miskin yang menerima sedekah kita. Dengan terus disiplin dalam bersedekah, Insya Allah ikhlas akan datang dengan sendirinya.


Kesimpulannya tetaplah bersedekah, entah sudah ikhlas ataupun belum ikhlas. Kita pun tidak tahu darimana sedekah kita dicap ikhlas atau belum ikhlas. Hanya Yang Maha Mengetahui yang berhak menilai. Jadi, tetaplah bersedekah karena kita sendiri tidak tahu ikhlas itu sejatinya seperti apa. Kita hanya bisa berusaha untuk ikhlas. Cuma itu!


Nikmatnya Sedekah : ikhlas atau tidak ikhlas tetap dibalas

Balasan sedekah bersinifat universal, Ia tidak mengenal batasan agama, suku, ras dan golongan. Ini adalah hukum kausalitas dan janji tertulis dari-Nya. Siapapun yang melakukan amalan sedekah, entah beragama atau tidak beragama, entah kaya atau miskin bahkan ikhlas atau tidak ikhlas pasti tetap dibalas.


Tahukah anda? Bill Gates dan Warren Buffet adalah dua orang terkemuka dan sangat kaya di dunia. Mereka adalah orang yang sangat kapitalis, siapa sangka ternyata mereka adalah dermawan terbesar abad ini. Dan kita lihat, walaupun sangat dermawan kekayaan mereka tidak pernah habis bahkan, semakin bertambah dan terus bertambah. Inilah salah satu bukti, bahwa sedekah seorang kapitalis pun tetap dibalas.


Ada suatu kisah di jaman nabi, Pada suatu siang yang terik ada seorang wanita pelacur melihat seekor anjing yang sedang mengelilingi sebuah sumur. Anjing itu menjulurkan lidahnya karena kehausan. Sang pelacur lalu membuka sepatunya dan mengisinya dengan air sumur tersebut lalu diberikan kepada anjing tersebut. Karena amalan itu, akhirnya wanita itu diampuni semua dosa-dosanya. Dari kedua ilustrasi diatas, kita belajar bahwa balasan sedekah itu tidak mengenal batas. Sedekah seorang Kapitalis dan seorang pelacur pun akan tetap dibalas oleh Yang Maha Membalas.


Ketika baru-baru bersedekah, mungkin kita belum bisa 100% ikhlas. Ada sedikit keterpaksaan dan keragu-raguan pada awalnya, ada perasaan Riya dan Ujub pada mulanya. Tetapi begitu kita sering melakukannya, mudah-mudahan kita akan ikhlas dengan sendirinya.Ikhlas by doing.


Balasan Sedekah : Segera dan tidak ditunda

Balasan Sedekah adalah langsung dan pasti. Ini adalah janji dari Tuhan Yang Maha Menepati dan Maha Membalas. Sebenarnya hukum balasan sedekah adalah lebih pasti dari hukum gravitasi. Karena, hukum gravitasi tidak tertuang dalam kitab suci, sedangkan balasan sedekah berulang-ulang disebutkan dalam kitab suci yang tidak diragukan lagi kebenarannya.

Masih ingatkah dengan hukum kekekalan energi? Dalam hukum tersebut ditulis "Energi tidak dapat dapat diciptakan ataupun dimusnahkan hanya dapat berubah bentuk dari bentuk satu ke bentuk yang lain". Begitu pula dengan sedekah, ketika kita bersedekah maka sejatinya kita mengeluarkan energi pada orang lain dan energi itu akan kembali kepada kita dalam bentuk lain. Misalnya, ketika kita bersedekah uang maka balasan sedekah kita dapat berupa uang yang besarnya berlipat-lipat dari yang disedekahkan, bisa juga dalam bentuk kemudahan urusan, dijauhkan dari bencana dan lain sebagainya.

Selain pasti dibalas, balasan sedekah adalah segera bahkan langsung dibalas detik itu juga ketika kita bersedekah. Kadang terbesit dalam benak kita, saya sudah bersedekah tapi kok lama ya balasannya? tunggu dulu, terkadang kita sendiri yang kurang 'ngeh' perhatikan ilustrasi berikut : Katakanlah anda adalah pemilik rental mobil di kota Yogyakarta.

  • Pada hari Ahad, anda memberi sedekah kepada yayasan yatim piatu dalam jumlah lumayan besar.
  • Hari Sabtu, sehari sebelumnya ada sebuah perusahaan IT di Jakarta yang mengadakan rapat dalam rangka wisata tahunan perusahaan tersebut. Hari itu, mereka belum memutuskan di kota mana wisata tahunan tersebut akan dilakukan.
  • Pada hari Ahad, mereka baru memutuskan bahwa wisata tahunan akan dilaksanakan di kota Yogyakarta
  • Pada hari Selasa, panitia wisata tahunan perusahaan itu menelpon sebuah agen wisata di Kota Yogyakarta terkait wisata tersebut.
  • Pada hari Kamis, agen wisata itu sudah menerima uang muka dari perusahaan IT tersebut.
  • Pada hari Jumat, agen wisata itu menelpon anda, ingin menyewa mobil dari perusahaan rental mobil anda untuk keperluan transportasi perusahaan IT tersebut selama di Yogyakarta.
Dari ilustrasi diatas, perhatikan ketika kita bersedekah pada hari ahad, sebenarnya sedekah anda sedang "bekerja", hanya saja anda baru "ngeh" pada hari jumat ketika agen wisata itu menelpon anda. Itu artinya, sedekah anda langsung dibalas pada hari itu jua, sama sekali tidak ada penundaan.

Jadi, janganlah sampai kita berpikir sedekah kita ditunda balasannya bahkan sampai berprasangka buruk bahwa sedekah kita tidak dibalas. Makanya, tetaplah bersedekah dan berbaik sangka kepada-Nya. Jangan sampai ilmu kita yang terbatas, kita malah berprasangka buruk kepada-Nya.

Thursday, May 31, 2012

Rahasia Sedekah

Rahasia Sedekah adalah Ghaib. Ia hanya dapat dipahami oleh orang yang telah berkali-kali mengamalkannya, meyakininya dan telah merasakan betapa dahsyat balasan dari-Nya. Sedekah, derma, sumbangan, donasi atau apapun namanya itu pada intinya adalah memberi atau berbagi. Sebenarnya setiap kali memberi, kita menghimpun energi yang positif dan membuang energi negatif. Nah, energi positif inilah yang akan memancar, sehingga urusan kita menjadi mudah, orang-orang nyaman berhubungan dengan kita dan ujung-ujungnya rezeki kita menjadi lebih lancar.


Inilah rahasia sedekah, karena dengan bersedekah dalam diri kita akan menghasilkan hormon yang akan membuat kita bahagia dan nyaman. Karena memberi atau menolong orang lain secara sukarela akan meningkatkan kebugaran tubuh dan angka harapan hidup. Bahkan, dalam beberapa penelitian menunjukkan bahwa sifat dermawan itu menyehatkan dan memanjangkan umur, dua kali lebih menyehatkan daripada aspirin.


Rahasia sedekah adalah balasan dari-Nya yang berlipat-lipat. Bukan hanya kesehatan, kemudahan dan kebahagiaan kita yang akan meningkat, harta kita pun akan meningkat berlipat-lipat sesuai janji-Nya. Sedekah tidak hanya menjaga harta dan uang kita tetapi juga akan melipatgandakannya. Sedekah senyum balasannya juga senyum, sedekah doa balasannya juga doa dan jika kita sedekah duit maka kelak duit itu akan kembali kepada kita bahkan mengajak teman-temannya.


Rahasia Sedekah : Ketika Sedekah anda belum (tidak) dibalas

Balasan adalah merupakan Rahasia Sedekah dari-Nya. Ketika sedekah anda belum dibalas, maka akan terbesit dalam benak kita pikiran-pikiran negatif kepada-Nya. Kadang muncul dalam pikiran kita, sudah ikhlaskah sedekahku? Kurang besarkah sedekahku sehingga balasan dari-Nya tidak kunjung datang. Semenjak dari hari H kita bersedakah besar-besaran, kita terus menungu dan menunggu. Tetapi janji yang diharapkan belum juga ditepati, doa yang terucap belum juga dikabulkan. Bagi yang ingin nikah, Jodoh yang dinanti belum juga ada tanda-tanda mucul, Bagi yang ingin mendapat pekerjaan, tetapi belum ada panggilan kerja padahal berpuluh-puluh surat lamaran telah dikirim dan bagi yang ingin punya anak, belum juga ada tanda-tanda kehamilan dari sang istri.
Ketika sedekah anda belum dibalas, ada beberapa orang yang berkata, ”kenapa begini ya? Padahal saya sudah sering bersedekah, tapi kok belum dibalas-balas juga sama Dia? Ini adalah rahasia sedekah. Memang dalam bersedekah kita diperbolehkan untuk pamrih dalam bersedekah. Kita diperbolehkan untuk meminta sesuatu dengan cara memperbanyak sedekah. Pamrih hanya kepada-nya dalam bersedakah adalah tolak ukur ikhlas. Justru yang tidak ikhlas adalah jika kita berharap selain kepada-nya?
Lantas kemana sedekah kita? dimana janji-Nya yang akan melipat gandakan sedekah kita? Dimana iming-iming sepuluh kali lipat atau bahkan tujuh ratus kali lipat itu? Tunggu dulu, jangan berprasangka buruk dulu, jangan sampai ilmu kita yang sedikit membuat kita jauh dari-Nya. Sekarang coba kita hitung nikmat-nikmatNya berikut ini : kesehatan, nama baik, anak yang soleh, pekerjaan dan karier, ilmu yang bermanfaat, bisnis yang berkembang dan relasi yang baik.  Itu semua jika kita rupiahkan berapa nilainya? Besar sekali bukan? Bisa jadi itu semua adalah balasan sedekah kita. Jika kita memang hitung-hitungan dengan-Nya, coba hitung berapa harga oksigen yang kita hirup 24 jam secara gratis ini, belum lagi jika kita menghitung berapa harga sewa organ tubuh kita seperti ginjal, paru-paru, mata, mulut, telinga dan  lain sebagainya, niscaya sedekah kita pun tidak ada artinya lagi.

Rahasia Sedekah : Bala tidak pernah mendahului Sedekah

Bahkan bisa juga, sebuah takdir buruk akan menimpa anda. Seperti kecelakaan , kebangkrutan dan musibah lainnya. Tetapi itu semua tidak terjadi karena kita telah melakukan amalan sedekah. Hal ini pernah terjadi di jaman nabi, ketika ada orang yang ditakdirkan akan meninggal karena dipatuk ular tetapi karena sebelumnya orang itu menyedekahkan sebagian hartanya maka takdir buruk itu tidak jadi menimpanya.

Maka, ketika kita merasa sedekah belum dibalas janganlah berprasangka buruk kepada-Nya. Teruslah bersedekah dan berprasangka baik kepada-Nya. Ini adalah Rahasia sedekah yang tidak akan pernah habis dikupas. Karena Yang Maha membalas dan Maha menepati Janji pasti akan member yang terbaik buat hamba-Nya, hanya kita sendiri yang kadang belum sadar.